KOMPRI (KOMFREY)
Symphytum officinale L.
SINONIM:
Symphytum pereg inum Ledeb.
NAMA DAERAH:
Kompri, Komring (Jawa)
KLASIFIKASI:
|
Kerajaan
|
:
|
Plantae (Tumbuhan)
|
|
Sub Kerajaan
|
:
|
Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
|
|
Super Divisi
|
:
|
Spermatophyta (Menghasilkan biji)
|
|
Divisi
|
:
|
Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
|
|
Kelas
|
:
|
Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
|
|
Sub Kelas
|
:
|
Asteridae
|
|
Ordo
|
:
|
Lamiales
|
|
Famili
|
:
|
Boraginaceae
|
|
Genus
|
:
|
Symphytum
|
|
Spesies
|
:
|
Symphytum officinale L.
|
DESKRIPSI:
Habitus berupa herba, membentuk rumpun, tinggi 20-50cm. Batang semu, tidak berkayu, batang bertangkai Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan kasar, panjang 27-50 cm. , lebar 4,5-14 cm, pertulangan menyirip, pelepah tumbuh berseling pada pangkal merupakan roset akar, hijau. Bunga majemuk, bentuk corong, bertajuk lima, benang sari lima, kepala sari kuning, putih kekuningan. Buah bulat, tiap buah terdiri dari 4biji. Biji bulat, kecil, keras, hitam. Akar tunggang, coklat.
BAGIAN YANG DIGUNAKAN:
Daun dan akar
KONSTITUEN:
Daun: Asam-silisat, alantoin, kalsium, potasium, asam-rosmarinat, fosfor, asamaskorbat, nmagnesium, alumunium, sodium, beta-karoten, sodium, niasin, zat besi, silikon, riboflavin, tin, mangan, kromium, selenium. Tanaman: Tanin. Akar: Mukopolisakarida, musilaga, serat,asparagin, alantoin, potasium, kalsium, sodium, fosfor, magnesium, zat besi, beta-karoten, alumunium, asamasam-asam-askorbat, kobal, mangan, niasin, silikon, konsolidin, kromium, riboflavin, tin, selenium, seng, tiamin.
INDIKASI:
Adenopati, Amenorea, Anemia, Angina, Asma, Batu empedu, Batuk, Batuk rejan (Pertussis), Bengkak, Borok lama, Dekubitis, Diabetes, Diare, Disentri, Dispepsia, Eksim, Epikondilosis, Fraktur, Gatal, Gigitan kutu, Gonorea, Gout, Haid berlebihan, Hematemesis, Hematochezia, Hemoptisis, Hernia, Histeria, Inflamasi, Kandida, Kanker, Kanker paru, Kanker tulang, Kelemahan, Keputihan, Keseleo, Kolesistosis, Kolitis, Konfusi, Kongesti, Konstipasi, Luka, Luka bakar (Matahari), Mastosis (Benjolan pada salah satu atau kedua payudara), Memar, Mulas, Miosis, Nyeri, Nyeri haid, Nyeri punggung, Oftalmia, Penyakit bronkus, Penyakit ginjal, Penyakit gusi, Penyakit hati, Penyakit infeksi ragi, Penyakit kelamin, Penyakit kulit, Penyakit lambung, Penyakit paru, Penyakit pelebaran, pembuluh vena, Penyakit pernafasan, Penyakit rongga mulut, Penyakit selaput, pleura, Penyakit sendi, Penyakit tenggorokan, Penyakit tonsil (amandel), Penyakit tulang, Penyakit usus, Penyakit vagina, Penyusutan bola mata setelah cedera infeksi atau penyakit , Perdarahan, Psorias, Radang selaput lendir hidung dan tenggorokan, Rematik, Ruam, Sakit tenggorokan, Strain, Suara serak, TBC kelenjar, Tekanan darah tinggi, Tendovaginanosis, Tuberkulosis, Ulkus duodenal, Ulkus kaki, Ulkus lambung, Ulkus tumor, Wasir.
PENGGUNAAN TRADISIONAL:
Daun berkhasiat untuk mengatasi: rematik, pegal linu, diare, tifoid, nyeri ulu hati, radang saluran napas (bronkitis), kencing manis (DM), tekanan darah tinggi, dan kanker payudara. Akar berkhasiat mengatasi: luka memar, borok, luka pada paru, tulang patah (fraktur), rematik gout, payudara bengkak karena bendungan ASI, radang usus, gangguan lambung, batuk berdahak, radang amandel (tonsilitis), radang saluran napas (bronkitis), rasa penuh di dada, perdarahan: darah haid banyak, kencing darah, liur berdarah, dan wasir berdarah. Daun Symphytum officinale berkhasiat sebagai obat rematik, obat diare,obat tifus, obat lambung dan obat pegal linu.
- Komfrey merupakan herbal pendinginan yang paling baik digunakan pada tahap kedua pengobatan. Kandungan allantoinnya mendorong regenerasi sel yang sangat penting untuk pemulihan tanpa komplikasi penyakit peradangan panggul (pelvis).
- Akar Althaea officinalis sering dikombinasikan denganSymphytum officinale untuk masalah pencernaan.
- Akar dan daun komfrey dapat dibuat krim untuk sengatan matahari,eksim, gigitan serangga, stretch mark , dan kulit kering. Dengan catatan: tidak digunakan pada luka tersayat atau cedera.
- Rematik. Dipakai ± 15 g daun muda segar Symphytum officinale, dicuci, dipotong kecil-kecil, dimakan sebagai lalap.
- Rematik gout. Akar kompri segar secukupnya dicuci lalu digiling halus. Letakkan pada bagian tubuh yang sakit. Strectch mark: Garis-garis atau garis-garis pada kulit, terutama di perut, disebabkan oleh distensi kulit dari obesitas atau selama kehamilan.
- Luka memar, borok, luka pada paru. Akar kompri segar sebesar 1 ibu jari dipotong-potong lalu direbus dengan 1 gelas air bersih. Setelah dingin disaring, lalu dibagi untuk 2 kali minum, yaitu pagi dan sore sama banyak.
- Rasa penuh di dada. Akar kompri segar sebanyak 20 g dicuci dan dipotongpotong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore
- Tulang patah, Luka tersayat, luka baru. Akar kompri segar secukupnya digiling halus. Letakkan pada bagian tulang yang patah atau Luka tersayat, lalu dibalut.
- Payudara bengkak, wasir berdarah. Akar kompri segar secukupnya digiling halus. Letakkan pada wasir yang berdarah atau payudara yang bengkak.
- Tonsilitis, bronkitis, batuk berdahak. Akar kompri segar sebanyak 25 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi 2 sarna banyak. Minum pagi dan sore hari.
- Menghentikan perdarahan. Akar kompri segar sebanyak 20 g digiling halus. Air perasannya diminum.
DOSIS HARIAN:
Jangan gunakan, tidak menggunakan akar, 2-4 g akar sebagai teh 3× / hari, 2sdt (= ~ 7. 4 g) akar dalam teh panas, 2-4 mL ekstrak akar cair, 2-4mL ekstrak cair (1: 1 di 25% etanol) 3× / hari, 2-8 mL ekstrak daun cair (1: 1 pada 25% alkohol) 3 × / hari, 2-8 g daun teh 3× / hari, 0,25-0,5 cangkir daun segar, 6-12 g daun kering, 9g daun kering: 45mL alkohol / 45 mL air, 1-3 cangkir teh / hari (5-10 g herba). Secara tradisional akar segar digunakan sebanyak 20-30 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar yang digiling halus untuk menyembuhkan luka, eksim, dan memar. Akar yang digiling halus dicampur sedikit kapur untuk menyembuhkan luka bernanah, borok di tungkai, bisul besar, wasir, gangren, rematik gout, dan tumor.
KONTRAINDIKASI, INTERAKSI, DAN EFEK SAMPING:
Pemakaian berlebihan menyebabkan keracunan, terutama kerusakan hati. Sebaiknya penggunaan kompri untuk pengobatan dibatasi sampai penelitian lebih lanjut tentang tumbuhan obat ini selesai dilakukan. Untuk pemakaian luar, daun kompri digunakan sebagai obat untuk penyembuhan luka dan tulang patah.
SUMBER INTERNET:
-
Classification | USDA PLANTS, https://plants.usda.gov/classification.html
-
Dr. Duke's Phytochemical and Enthnobotanical Databases, https://phytochem.nal.usda.go
-
The Plant List is a working list of all known plant species, http://www.theplantlist.org
-
Tanaman Obat Indonesia, http://iptek.net.idindpd_tanobat
-
Warung informasi teknologi warintek. http://warintek.ristekdikti.go.id
TAUTAN GAMBAR:
-
Anonim, 2008, Taksonomi Koleksi Tanaman Obat Kebun Tanaman Obat Citeureup, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Direktorat Obat Asl Indonesia, Jakarta, hal. 89.