LABU MANIS, WALUH (PUMPKIN)
Cucurbita pepo L.
SINONIM:
Citrullus variegatus Schrad. ex M. Roem. ,
Cucumis pepo (L. ) Dumort. ,
Cucumis zapallo Steud. ,
Cucurbita aurantia Willd. ,
Cucurbita ceratoceras Haberle ex Mart. ,
Cucurbita clodiensis Nocca,
Cucurbita courgero Ser. ,
Cucurbita elongata Bean ex Schrad. ,
Cucurbita esculenta G ay,
Cucurbita fastuosa Salisb. ,
Cucurbita g isea M. Roem. ,
Cucurbita hybrida Bertol. ex Naudin,
Cucurbita lignosa Mill. ,
Cucurbita mammeata Molina,
Cucurbita mammosa J. F. Gmel. ,
Cucurbita melopepo L. ,
Cucurbita oblonga Link,
Cucurbita polymorpha Duchesne,
Cucurbita pomiformis M. Roem. ,
Cucurbita pyridaris Duchesne ex Poir. ,
Cucurbita pyxidaris DC. ,
Cucurbita subverrucosa Willd. ,
Cucurbita succado Nägeli ex Naudin,
Cucurbita succedo Arn. ,
Cucurbita tuberculosa Schrad. ,
Cucurbita urnigera Schrad. ,
Cucurbita variegata Steud. ,
Cucurbita venosa Descourt. ,
Cucurbita verrucosa L.
KLASIFIKASI:
|
Kerajaan
|
:
|
Plantae (Tumbuhan)
|
|
Sub Kerajaan
|
:
|
Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
|
|
Super Divisi
|
:
|
Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)
|
|
Divisi
|
:
|
Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
|
|
Kelas
|
:
|
Magnoliopsida (Berkeping dua/ Dikotil)
|
|
Sub Kelas
|
:
|
Dilleniidae
|
|
Ordo
|
:
|
Violales
|
|
Famili
|
:
|
Cucurbitaceae
|
|
Genus
|
:
|
Cucurbita L.
|
|
Spesies
|
:
|
Cucurbita pepo L.
|
DESKRIPSI:
Habitus semak, merambat, panjang ± 25 m. Batang berkayu, lunak, segi lima, berambut, berbuku-buku, panjang ± 25 cm, hijau muda. Daun tunggal, bulal, bertangkai, tangkai berlubang, ujung runcing, tepi berombak, pangkal membulat, berbulu, panjang 7-35 cm, lebar 6-30 cm, beralur, pertulangan menyirip, hijau. Bunga tunggal, di ketiak daun, bentuk corong, panjang ±15 cm, kuning, kelopak bentuk lonceng, pangkal berlekatan, bertaju empat sampai enam, berambut, hijau pucat, mahkota bentuk corong, bercangap lima, berbulu, beralur, kuning, benang sari bentuk tabung, panjang 5-12,5 mm, kuning, putik bersegi, panjang 1,5-2 cm, kepala putik terbagi dua sampai tiga, tebal, putih kekuningan, kuning. Buah bulat, berdaging, diameter 25-35 cm, gundul, kuning muda. Biji keras, pipih, panjang ± 1,5 cm, lebar ± 5 mm, coklat muda. Akar tunggang, bulat, berbintil-bintil, putih kotor.
BAGIAN YANG DIGUNAKAN:
Buah dan biji
KONSTITUEN:
Konstituen Biji labu manis mengandung minyak tetap (30-50%), sebagian besar asam linoleat (43-56%) dan asam oleat (24-38%). Minyak juga mengandung protein (31-51%), sterol, cucurbitin, vitamin E, beta karoten, dan mineral (4-5%), termasuk kadar zat besi, seng, dan selenium yang signifikan
INDIKASI:
Adenoma, astenia, batu kandung kemih, bengkak, cacar, cacing gelang, cacing pita, cacingan, campak, demam, diabetes, diare, dispepsia, disuria, dropsi, edema, enuresis, infeksi pernafasan bagian atas, inflamasi, kanker, kanker hati, kanker mata, kanker mulut, kanker paru, kelemahan, keseleo, kutil, kutil pada kaki, luka, luka bakar, nyeri (infeksi/luka), oftalmia, oksalkristaluria, parasit, pembesaran kelenjar prostat, penyakit ginjal, penyakit kandung kemih, penyakit kulit, penyakit kuning, penyakit prostat, penyakit rongga mulut, psoriasis, rematik, sifilis, tumor.
PENGGUNAAN TRADISIONAL:
Penggunaan sehari-hari dapat digunakan untuk: kandung kemih yang teriritasi, masalah berkemih yang menyertai tahap adenoma prostat 1 ke 2, tidak bergairah, batu kandung kemih, pembesaran kelenjar prostat, Luka bakar, kanker, kanker mata, kanker hati, kanker paru, kanker mulut, Kutil, Infeksi pernafasan bagian atas, sistitis, lemah dan lesu, penyakit kulit, diabetes, diare, dropsi, dispepsia, disuria, Busung, ketidak-sanggupan mengatur kencing, demam, peradangan, radang ginjal, penyakit kuning, campak, Penyakit ginjal, oftalmia, kristaluria, Parasit usus, Penyakit prostat, reumatik, cacing gelang, cacar, keseleo, stomatitis, sipilis, cacing pita, tumor, cacingan, luka, keluhan prostatdan vulnari.
- Di Jerman, 200-400 g digiling dan dikonsumsi dengan susu dan madu, minum minyak jarak dua jam kemudian.
- Di Cina, biji labu telah terbukti efektif mengobati schistosomiasis akut dan penyakit parasit parah, terjadi terutama di Asia dan Afrika yang ditularkan
oleh siput. - Penggunaan lain, biji memiliki aktivitas estrogenik. Dengan asupan teratur dapat membantu meringankan gejala menopause.
- Daun dan buah digunakan untuk mengatasi demam dan infeksi jamur.
- Cacingan. dipakai ± 10 g biji segar, disangrai lalu ditumbuk sampai halus, diseduh dengan ½ gelas air matang panas kemudian disaring. Hasil saringan diminum sekaligus sebelum tidur.
DOSIS HARIAN:
Biji food pharmacy, 60-500g biji, Rata-rata tunggal dosis 50g, 100-200 buah polong biji dikupas = 30-60 g, 10 g biji digerus.
KONTRAINDIKASI, INTERAKSI, DAN EFEK SAMPING:
Belum diketahui. Bahaya dan / efek samping yang tidak diketahui untuk dosis terapi yang tepat. Tidak ada efek samping diketahui atau interaksi obat-obatan. Biji labu banyak digunakan sebagai bahan makanan. Secara tradisional, digunakan untuk pengobatan cacing pita. Labu manis memiliki efek antelmintik. Sekarang labu manis lebih banyak digunakan untuk mengobati pembesaran kelenjar prostat.
SUMBER INTERNET:
-
Classification | USDA PLANTS, https://plants.usda.gov/classification.html
-
Dr. Duke's Phytochemical and Enthnobotanical Databases, https://phytochem.nal.usda.go
-
The Plant List is a working list of all known plant species, http://www.theplantlist.org
-
Warung informasi teknologi warintek. http://warintek.ristekdikti.go.id
TAUTAN GAMBAR:
-
Category: Cucurbita pepo, https://commons.wikimedia.org