LIDAH MERTUA (SNAKE PLANT)
Sansevieria trifasciata PRAIN
SINONIM:
Sansevieria craigii auct.
Sansevieria jacquinii N. E. Br.
Sansevieria laurentii De Wild.
NAMA DAERAH:
Ki Kolo, Letah menyawak (Sumatra), Lidah buwaya (Melayu), Nanas Belanda (Sunda), Pacing towo (Jawa), Mandafika (Madura).
KLASIFIKASI:
|
Kerajaan
|
:
|
Plantae (Tumbuhan)
|
|
Sub Kerajaan
|
:
|
Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
|
|
Super Divisi
|
:
|
Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)
|
|
Divisi
|
:
|
Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
|
|
Kelas
|
:
|
Liliopsida (Berkeping satu/ monokotil)
|
|
Sub Kelas
|
:
|
Lilidae
|
|
Ordo
|
:
|
Liliales
|
|
Famili
|
:
|
Agavaceae
|
|
Genus
|
:
|
Sansevieria
|
|
Spesies
|
:
|
Sansevieria trifasciata PRAIN
|
DESKRIPSI:
Habitus terna, tahunan, tingg 0,4-1,8 m. Batang membentuk rimpang, bulat, kuning oranye. Daun tunggal, roset akar, 2-6 per tanaman, bentuk lanset, panjang 15- 150 cm, lebar 4-9 cm, licin, hijau bernoda putih atau kuning. Bunga majemuk, bentuk tandan, di ujung akar rimpang, bertangkai panjang, tandan bunga panjang 40-85 cm, berkas bunga berbilang 5- 10, daun pelindung menyerupai selaput kering, benang sari 6, menempel pada tabung mahkota bagian atas, kepala putik membulat, dasar mahkota membentuk tabung, panjang sekitar 1 cm, ujung berbagi 6, putih kekuningan. Buah buni, berbiji 1-3, bulat telur, panjang 5-8 mm, hijau. Biji bulat telur, hitam. Akar serabut, kuning oranye.
BAGIAN YANG DIGUNAKAN:
Daun, bunga, tunas dan batang.
KONSTITUEN:
Abanagenin, betasitosterol, d-silose, hemiselulosa, neoruskogenin, sansevierigenin, saponin.
INDIKASI:
Demam, Gatal, Gigitan ular, Kepala botak, Luka, Malaria, Nyeri telinga, Sakit kepala, Stimulant, Tonik.
PENGGUNAAN TRADISIONAL:
Penggunaan sehari-hari dapat digunakan untuk:
- Di Cina, rebusan digunakan untuk detoksifikasi, sebagai antiinflamasi dan untuk pengobatan luka, gigitan ular, bisul, batuk, bronkitis dan cedera traumatis.
- Di Sri Lanka, rimpang digunakan untuk batuk dan pilek; daun digunakan untuk gigitan ular.
- Daunnya berguna sebagai obat penyubur dan penghitam rambut, serta luka akibat gigitan ular. Rebusan daun digunakan untuk detoksifikasi, sebagai antiinflamasi, luka, gigitan ular, bisul, batuk, bronkitis dan luka traumatis.
- Rimpangnya dapat digunakan sebagai obat batuk dan pilek.
- Mengobati penyakit diabetes, wasir, kanker, sakit telinga, mengobati gatal, merangsang pertumbuhan rambut, mengobati sakit gigi, borok, bisul dan influenza.
- Batuk. Dipakai 2 sendok teh serbuk kering dari akar Sanseveiria trifasciata,
diseduh dengan 1 gelas air matang panas, dinginkan lalu sekaligus.
DOSIS HARIAN:
Belum kami ketahui.
KONTRAINDIKASI, INTERAKSI, DAN EFEK SAMPING:
Belum kami ketahui kontraindikasi yang berbahaya. Beberapa aktifitas lainnya dari tumbuhan lidah mertua: Tanaman Pemurni Udara: Sansevieria trifasciata tanaman pemurni udara, meningkatkan kualitas udara dalam ruangan secara pasif menyerap racun (formaldehida, nitrogen oksida, dan racun lainnya dalam ruangan).
SUMBER INTERNET:
-
Classification | USDA PLANTS, https://plants.usda.gov/classification.html
-
Dr. Duke's Phytochemical and Enthnobotanical Databases, https://phytochem.nal.usda.go
-
Herb-Drug Interactions, http://www.stuartxchange.com
-
The Plant List is a working list of all known plant species, http://www.theplantlist.org
-
Warung informasi teknologi warintek. http://warintek.ristekdikti.go.id
TAUTAN GAMBAR:
-
Sansevieria, https://id.wikipedia.org