Jam Operational: Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB

Jam Operational: Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB

MARKISA (MARACUYA)

Passiflora edulis Sims
<span><b>MARKISA-(MARACUYA)</b></span>
SINONIM:

Passiflora diaden Vell. ,
Passiflora gratissima A. St. -Hil. ,
Passiflora incarnata L.
Passiflora iodocarpa Barb. Rodr. ,
Passiflora middletoniana J. Paxton,
Passiflora pallidiflora Bertol. ,

Passiflora picroderma Barb. Rodr. ,
Passiflora pomifera M. Roem. ,
Passiflora rigidula J. Jacq. ,
Passiflora rubricaulis Jacq. ,
Passiflora vernicosa Barb. Rodr.

NAMA DAERAH:

Markisah (Melayu), Areuypasi, Buwah neg i, Buah monyet (Sunda).

KLASIFIKASI:

Kerajaan

:

Plantae (Tumbuhan)

Sub Kerajaan

:

Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

Super Divisi

:

Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)

Divisi

:

Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Kelas

:

Magnoliopsida (Berkeping dua/ Dikotil)

Sub Kelas

:

Dillenidae

Ordo

:

Violales

Famili

:

Passifloraceae

Genus

:

Passiflora L.

Spesies

:

Passiflora edulis Sims

DESKRIPSI:

Habitus terna, merambat atau memanjat, panjang mencapai 10m. Batang bulat, dengan sulur pembelit, licin, hijau. Tunggal, berseling, tangkai silindris, panjang 10-15 cm, hijau, helaian daun bentuk jaotung, ujung runcing, pangkal bertoreh membulat, panjang 10-25 cm, lebar 8-15 cm, pertulangan menyirip, permukaan licin, hijau. Bunga tunggal, di ketiak daun, merupakan bunga sempurna, berhelaian ganda, kelopak lonjong, berlepasan, ujung membulat, panjang 2-3 cm, hijau, benangsari jumlah banyak, ungu, mahkota berlepasan, bentuk oval, ujung membulat, panjang 2-3 cm, ungu. Buah buni, bulat, diameter 5-8 cm, permukaan licin, sewaktu muda ungu, setelah tua kuning oranye. Biji bentuk bulat pipih, berselaput, keras, hitam. Akar serabut, kuning kecoklatan.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN:

Buah dan daun

KONSTITUEN:

Passiflora edulis Sims, sumber buah yang bisa dimakan mengandung banyak glikosida termasuk flavonoid (misalnya luteolin-6-C-chinovoside, luteolin-6 Cfucoside), glikosida sianogenik (misalnya passibiflorin, epipassibiflorin, passicapsin, passicoriacin, epipassicoriacin, sianogenic-b-rutinoside, epitetraphyllin B, amigdalin, prunasin, glikosida triterpenoid (egpassiflorin) dan salisilat glikosida. Terdapat juga alkaloid b-carboline harman, harmine, harmaline dan harmalol, phenol, carotenes dan g-lactones.

INDIKASI:

ADD, ansietas, asma, batuk, batuk rejan (pertussis), bronkosis, cacingan, diare, epilepsi, flu, gout, hiperasiditas, histeria, impotensi, inflamasi, insomnia, kanker, kanker lambung, kardiopati, kecanduan alkohol, kolik, konstipasi, konvulsi, menopause, neuralgia, neurastenia, nyeri, nyeri haid, oliguria, pening (delirium), penyakit arteri, penyakit lambung, penyakit pernafasan, penyakit rongga usus, penyakit saraf, rematik, sakit kepala, spasme, stres, tekanan darah tinggi, tetanus, wasir.

PENGGUNAAN TRADISIONAL:

Penggunaan sehari-hari dapat digunakan untuk: menjaga daya tahan tubuh, panas dalam sariawan dan hipertensi. Daun digunakan untuk cacingan, kecemasan dan kegelisahan. Bunga rebusan digunakan untuk mengobati asma, bronkitis, dan batuk rejan. Buah digunakan untuk dimakan sebagai anti radang.

  • Rebusan bunga digunakan untuk mengobati asma, bronkitis, dan batuk rejan.
  • Orang Brasil menggunakan secara internal untuk asma, bronkitis, retensi air dan secara eksternal untuk wasir.
  • Orang Brasil menggunakan untuk Kecanduaan alkohol, kecemasan, artritis, bronkosis, kardiopati, sembelit,kejang, batuk, delirium, depresi, diare, nyeri haid, flu, asam urat, sakit kepala,wasir, tekanan darah tinggi, hiperaktif, histeria, peradangan, insomnia, iritabilitas, menopause, Penyakit saraf , oliguria, nyeri, rematik, kejang, dan stress.
  • Orang Brasil menggunakan daging buah sebagai stimulan tonik.
  • Di Brasil, daun ekstrak sudah lama digunakan sebagai obat penenang.
  • Di negara-negara Amerika, daun digunakan untuk kegelisahan dan kegugupan.
  • Orang Dominikan minum jus buah untuk tekanan darah tinggi.
  • Orang Madeira di Portugal menggunakan buah-buahan untuk kanker perut.
  • Orang Peru menggunakan infusan daun untuk mengendurkan otot, atau sebelum tidur untuk insomnia.
  • Orang Peru menggunakan ekstrak cair tunas untuk epilepsi, tekanan darah tinggi, insomnia, Penyakit saraf dan tetanus.
  • Demam: buah negeri yang telah masak sebanyak 100 g , ambil daging buahnya, peras dan saring untuk diminum sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 2-3 kali sehari.
  • Cacingan: Daun buah negeri segar sebanyak 60 g, dicuci direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, selelah dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
  • Sembelit. 5 buah markisa dan air secukupnya dicampurkan dengan blender termasuk biji. Minum seperti biasa sekaligus.
DOSIS HARIAN:

Buah segar dapat dikonsumsi langsung.

KONTRAINDIKASI, INTERAKSI, DAN EFEK SAMPING:

Belum diketahui. "Bahaya dan/ efek samping yang tidak diketahui untuk dosis terapi yang tepat". Passiflora digunakan sebagai obat penenang, hipnosis dan anksiolitik danmemiliki efek antiepilepsi dan antiinflamasi. Kandungan flavonoid, chrysin dan apigenin inilah yang bertanggung jawab atas efek anksiolitik dan sedatif pada markisa. Toksisitas: Glikosida sianogenik ditemukan di pulp buah markisa pada semua tahap perkembangan, tapi paling tinggi pada buah yang masih muda. Interaksi obat: Ada beberapa potensi interaksi obat dengan kandungan dalam ekstrak markisa, termasuk meningkatkan efek sedatif (obat penenang - hipnotik, etanol), meningkatkan perdarahan (aspirin, warfarin) dan meningkatkan tekanan darah (ephedra).

SUMBER INTERNET:
  1. Classification | USDA PLANTS, https://plants.usda.gov/classification.html

  2. Dr. Duke's Phytochemical and Enthnobotanical Databases, https://phytochem.nal.usda.go

  3. Herb-Drug Interactions, http://www.stuartxchange.com

  4. The Plant List is a working list of all known plant species, http://www.theplantlist.org

  5. Tanaman Obat Indonesia, http://iptek.net.idindpd_tanobat

  6. Warung informasi teknologi warintek. http://warintek.ristekdikti.go.id

TAUTAN GAMBAR:
  1. Category: Passiflora edulis, https://commons.wikimedia.org